Tips Trik Elektronika, Komputer, Lirik Sholawat dan Qasidah

Syafaat Rosulullah SAW di Padang Mahsyar

Syafaat Rosulullah SAW di Padang Mahsyar


Syafaat Rosulullah SAW di Padang Mahsyar
Diriwayatkan dari hudzaifah dan abi huroiroh :

Rosulullah SAW bersabda : Setelah hari kebangkitan, Allah SWT akan mengumpulkan semua manusia di padang mahsyar, lalu para mukminin berdiri (termasuk mukmin yang munafiq, namun nasib mereka berbeda ketika melewati shiroth / jembatan). Hingga didekatkanlah surga kepada mereka.

Kemudian para mukminin mendatangi Nabi Adam as, lalu mereka berkata : wahai bapak kami, mohonkanlah kepada Allah SWT agar surga dibuka, supaya kami semua bisa memasukinya. Maka Nabi Adam menjawab : tidaklah kalian semua dikeluarkan dari surga kecuali karena kesalahan bapak kalian ini. (para 'Ulama berbeda pendapat mengenai maksiat bagi para Rosul). "لست بصاحب ذلك / Aku tidak berhak menduduki maqom itu", lanjut Nabi Adam as.

(Qodhi 'Iyadh mengatakan ada beberapa pengertian dari ungkapan para Nabi yang berupa "لست بصاحب ذلك", yang pertama, itu menunjukkan ke-rendah hati-an beliau-beliau dan besarnya permintaan orang mukmin waktu itu. yang kedua, para Nabi mengetahui bahwa satu-satunya yang memiliki maqom tersebut adalah Nabi Muhammad SAW, adapun orang-orang mukmin diarahkan kepada Nabi adam kemudian kepada Nabi-nabi yang lain, lalu masing-masing Nabi mengatakan ketidak mampuannya, hal ini bertujuan untuk menampakkan kesempurnaan kemuliaan Nabi Muhammad SAW dibanding Rosul-rosul yang lain, karena seandainya orang-orang mukmin langsung mendatangi Nabi Muhammad SAW untuk meminta dibukakan surga, maka tidak akan nampak kemuliaan Nabi Muhammad SAW dibanding Nabi yang lain).

Kemudian Nabi Adam as mengatakan : "pergilah kalian semua kepada Nabi Ibrohim (خليل الله)". Lalu semua orang mukmin mendatangi Nabi Ibrohim as. Namun, seperti halnya Nabi Adam, Nabi Ibrohim juga mengatakan "لست بصاحب ذلك / aku tidak berhak menduduki maqom itu", aku menjadi kholilullah ini (masih) berada dibelakang Nabi Musa as yang mana beliau dibelakang Nabi Muhammad SAW, pergilah kalian ke Nabi Musa (كليم الله) as. Lalu semua orang mukmin mendatangi Nabi Musa as. Namun jawaban yang sama pun keluar dari Nabi Musa as : لست بصاحب ذلك، pergilah kalian semua kepada Nabi Isa as (كلمة الله و روحه). Lalu mereka mendatangi Nabi Isa as, Nabi Isa pun berkata : لست بصاحب ذلك, pergilah kalian semua kepada Nabi Muhammad SAW.

Maka untuk terakhir kalinya, semua orang mukmin mendatangi Nabi Muhammad SAW. Mereka mengatakan : Wahai Rosulullah, mohonkanlah kepada Allah SWT, agar surga dibuka (dalam riwayat lain : berikanlah kami syafaat wahai rosul setelah lamanya penantian kami. Kemudian Nabi Muhammad SAW berdiri dibawah arsy, lalu beliau bersujud kepada Allah SWT, menyampaikan pujian-pujian yang belum pernah diucapkan sebelumnya yang menjadikan pintu surga terbuka, setelah itu beliau diberi wewenang untuk memberi syafaat.

Sejurus kemudian diutuslah "amanah" & "silaturrahmi", yang dirupakan menjadi sebuah bentuk yang dikehendaki oleh Allah SWT untuk berdiri di dua sisi kanan & kiri jembatan (shiroth). Hal itu dikarenakan betapa agungnya perihal "amanah" & "silaturrahmi" dimata Allah SWT.

Kemudian dalam kisahnya Nabi Muhammad SAW mengatakan : kelompok yang pertama kali melewati jembatan/shiroth mampu melaluinya dengan begitu cepat laksana kilat, Nabi menambahkan : tahukah kalian maksud dari secepat kilat? Bagaimana mungkin? Apakah kalian tahu bagaimana kilat itu datang dan pergi sekejap mata? Seperti itulah mereka saat melewati jembatan/shiroth.

Kemudian ada lagi sekelompok orang yang melewati shirot dengan cepat seperti halnya berlalunya angin, ada lagi sekelompok orang yang kecepatan berjalannya seperti halnya seekor burung ketika terbang, ada juga seklompok orang yang berjalannya seperti kecepatan manusia yang paling cepat, itu semua bergantung pada amal mereka masing-masing.

Sedangkan Nabi kalian Muhammad SAW, karena begitu sempurna & besarnya kasih sayang dan perhatiannya kepada umat, beliau berdiri (menunggu) diatas shiroth, supaya seluruh umatnya selamat dari berbagai hal yang menakutkan. Disaat itu (disaat beliau menyaksikan satu persatu umatnya berjalan melewati shiroth) beliau bediri menunggu seraya berujar doa "رب سلم، سلم / Tuhanku selamatkan umatku, selamatkan umatku, sampai apabila ada diantara umatku seseorang yang tidak bisa berjalan dengan cepat disebabkan lemahnya amal yang dilakukan (selamatkan dia yaa Robb), sampai apabila ada diantara umatku seseorang yang tidak mampu berjalan kecuali dengan menggunakan pantatnya untuk berjalan, karena begitu sangat sedikit & lemahnya amal ketika di dunia (aku mohon selamatkan dia, yaa robb).

Dikedua sisi jembatan/shiroth terdapat besi-besi bergelantungan yang bengkok ujungnya, yang diperintahkan untuk mengambil siapapun yang dikehendaki oleh Allah SWT masuk kedalam api neraka. Adakalanya seseorang yang melewati shiroth itu terluka karena besi-besi yang mereka lewati namun selamat dari siksa api neraka. Adakalanya seseorang yang berjalan melewati shiroth terkena besi-besi yang memang mengambilnya, kemudian dilemparkannya ke dalam api neraka.

Kemudian Nabi Muhammad SAW mengatakan : "Demi dzat yang menguasai jiwa abi huroiroh, Sesungguhnya kedalam neraka jahannam itu seperti perjalanan kaki selama 70 tahun lamanya.

(Dalilul falihin juz : 1, hal : 496 - 503)







share this article to: Facebook Twitter Google+ Linkedin Technorati Digg
Posted by Muhammad Syahrul Falah, Published at Rabu, September 23, 2015 and have 0 komentar

Artikel Terkait

Tidak ada komentar:

Posting Komentar